DigiByte

DigiByte (DGB) adalah aset kripto yang menetapkan dirinya sebagai resistensi ASIC dan sistem kas digital peer-to-peer berkinerja tinggi.

Apa Itu DigiByte?

  • Bagi Anda yang berencana beli DigiByte (DGB) dengan konversi harga DGB to IDR atau DGB to USD hari ini. Ada baiknya, ketahui terlebih dahulu informasi atau berita terkini tentang DigiByte. DigiByte diluncurkan pada tahun 2014 melalui hard fork blockchain Bitcoin. Aset kripto ini menghadirkan desain blockchain berkinerja tinggi yang dapat mengonfirmasi transaksi dalam waktu 15 detik. Tak hanya itu, jaringan ini juga mampu mencapai ketahanan ASIC dengan mengadopsi lima model algoritma kriptografi yang dapat mengubah dirinya sendiri secara acak setiap periode tertentu. ASIC sendiri adalah kepanjangan dari Application Specific Integrated Circuit, yakni sebuah mesin yang digunakan untuk menambang Bitcoin.
  • Serupa dengan Bitcoin, DigiByte juga menggunakan mekanisme konsensus Proof of Work (PoW) yang memiliki sekitar 330 ribu node sejak diluncurkan pertama kali ke publik. Dari total pasokan koin DigiByte yang beredar, diketahui ada 0,5% koin yang sudah pre-mined alias dicetak terlebih dahulu untuk kebutuhan pengembangan awal. Setelah itu, proyek DigiByte dikembangan sepenuhnya oleh para sukarelawan engineer blockchain dan kontributor, terutama mereka yang sudah menambang (mining) koin DGB sejak awal. 
  • DigiByte adalah proyek yang sepenuhnya terdesentralisasi dan didukung oleh komunitas. Tidak ada CEO maupun tim developer resmi untuk ini. Bahkan, tidak ada pula mekanisme pembayaran yang dikodekan dalam blockchain maupun kenaikan modal untuk imbalan (reward) developer dan kontributor proyek. Berbagai hal tersebutlah yang menjadikan DigiByte sebagai salah satu proyek yang sangat disegani di komunitas blockchain. 
  • Sejak diluncurkan, DigiByte telah memperluas jaringannya dengan meningkatkan sekaligus menambahkan sejumlah fitur, seperti:
    • Digi-ID adalah identitas digital terdesentralisasi yang dapat digunakan oleh para pemegang token DGB untuk login ke dalam websites atau layanan apa pun di internet. 
    • Dandelion++ adalah protokol privasi yang mendukung transaksi tersembunyi ke dalam jaringan.
    • DigiAssets adalah sistem yang memungkinkan penerbitan aset dan smart contract yang terdesentralisasi.
    • DigiByte juga dilengkapi dengan algoritma hashing yang unggul bernama Odocrypt untuk mencegah penggunaan ASIC miner dalam proses mining DGB.

Key Metrics

TickerDGB
Nama TokenDigiByte
Jenis Token/ProtokolDGB
Total Pasokan Token21,000,000,000
Pasokan yang Beredar saat IniLihat coinmarketcap
Kapitalisasi PasarLihat coinmarketcap
Tanggal Pembuatan TokenJan 2014
Apakah Token Ini Bisa Ditambang?Ya, Anda bisa mining Digibyte

Siapa Penemu DigiByte (DGB)?

Pendiri dan penemu DigiByte adalah Jared Tate, yang merupakan salah satu kontributor Bitcoin sejak 2012. Namun pada awal 2020, Jared Tate telah pensiun sebagai kontributor Bitcoin. 

Saat ini DigiByte dikembangkan oleh komunitas pengembang global, yakni Murat, Noah, Seidman, dan Nigel Boreman.

Apa Tujuan DigiByte (DGB)? 

Tujuan DigiByte dibuat adalah untuk meningkatkan Bitcoin dalam hal keamanan jaringan, kinerja, dan desentralisasi (resistensi ASIC). Inilah sebabnya, DGB menghadirkan transaksi yang lebih cepat, murah, dan bisa memanfaatkan banyak fitur. Blockchain DGB juga dirancang untuk lebih fleksibel dengan dilengkapi sejumlah fitur tambahan.

Insight

  • DigiByte asalnya dari teknologi blockchain inti Bitcoin yang memang telah terbukti kuat. Kendati begitu, ada risiko keamanan atau jaringan minimun yang belum ditemukan dibandingkan dengan kode sumber blockchain lain yang lebih kompleks. 
  • DigiByte adalah salah satu cryptocurrency yang sepenuhnya terdesentralisasi tanpa jumlah koin pre-mined yang signifikan dan telah terbukti tahan terhadap ASIC selama 7 tahun terakhir. 
  • DigiByte memiliki ruang terbuka yang luas untuk mengembangkan dan memperbaiki jaringan, seperti menambahkan fitur atau menerapkan teknologi baru dalam blockchain mereka. 
  • Peluncuran DigiAssets dapat meningkatkan permintaan token DGB, baik dari pengembang ataupun anggota komunitas proyek blockchain yang membuat token dan smart contract di atas blockchain DigiByte. 

Risiko

  • Pengembangan DigiByte bergantung pada donasi dan kontribusi dari para volunteer programmer. Selain itu, tidak ada pula mekanisme reward atau imbalan seperti persentase tertentu dari block rewards untuk pengembangan proyek, ICO, atau bentuk pembayaran apa pun untuk kontributor proyek. Hal inilah yang menjadikan adanya potensi risiko bahwa DigiByte akan kurang berkembang karena tidak ada lagi teknisi yang bersedia berkontribusi dalam proyek ini. 
  • Adanya potensi eksploitasi atau serangan jaringan yang begitu besar karena tidak ada seseorang yang memantau jaringan DigiByte setiap hari. Inilah sebabnya, ada kemungkinan tidak terdeteksi atau terlambatnya mitigasi keamanan, manipulasi hash, pengeluaran ganda (double spending), serangan 51% (51% attack) di blockchain, dan masih banyak lainnya. Dengan pertimbangan konsensus proof of work dan fitur alamat siluman (stealth addressing) yang digunakan DigiByte, penggunaan Dandelion++ mungkin justru akan menimbulkan masalah baru, karena peretas dapat saja melarikan diri dengan dana curiannya.  

Berita dan Update

  • DGB baru saja didukung untuk digunakan sebagai pembayaran di Travala.com dan Nowpayments.io. 
  • Ada proyek yang sedang berjalan bernama lifehash.com. Proyek tersebut mengembangkan solusi asuransi menggunakan blockchain DigiByte.
  • Quickswap exchange terdesentralisasi baru-baru ini meluncurkan $renDGB pool yang memungkinkan pemegang token DGB mendapatkan hadiah menarik dengan menyediakan likuiditas di exchange. 

Community & Whitepaper Link

Disclaimer: 
Semua investasi bersifat spekulatif, memiliki risiko, dan ketidakpastian yang substansial. Investor harus memahami sifat aset digital termasuk persyaratan pengembalian dan risiko aset. Kami mendorong investor untuk sepenuhnya memahami aset dan risiko sebelum melakukan investasi apa pun.

Read more