Loopring

Loopring adalah platform DeFi yang menggunakan zk rollup untuk solusi penskalaan layer-2.

Apa Itu Loopring? 

  • Bagi Anda yang berminat untuk beli Loopring (LRC) dengan konversi harga LRC to IDR atau LRC to USD hari ini. Ada baiknya, ketahui terlebih dahulu informasi atau berita terkini mengenai Loopring di bawah ini.
  • Teknologi scaling pada Loopring memudahkan pengumpulan transaksi decentralized exchange (DEX) ke dalam grup (bundling) terlebih dahulu. Jadi, bukan secara langsung menyelesaikan setiap transaksi individual yang biasanya dilakukan pada platform DEX lainnya. 
  • Protokol Loopring menciptakan landasan bagi platform DEX untuk memiliki biaya transaksi yang rendah dan kecepatan transaksi yang cepat melalui jaringan Ethereum.
  • Jumlah transaksi yang diklaim jaringan Loopring dapat diproses mencapai 2.000 transaksi per detik melalui platform DEX mereka.
  • Setiap bundle transaksi yang direkam secara off-chain kemudian dikirim ke jaringan Ethereum dengan menggunakan teknologi zero-knowledge proof untuk memastikan bahwa transaksi yang dikirimkan adalah asli dan valid. 

Key Metrics

TickerLRC
Nama TokenLoopring
Tipe Token atau ProtokolERC20/Ethereum
Jumlah Pasokan Token1,374,513,896
Pasokan yang Beredar Saat IniLihat Coinmarketcap
Kapitalisasi PasarLihat Coinmarketcap
Tanggal Pembuatan TokenOct 2017
Apakah Token Ini Dapat Ditambang?Tidak, Anda tidak bisa mining LRC

Siapa Penemu Loopring? 

Loopring ditemukan oleh Daniel Wang, yang sebelumnya merupakan software engineer di Google. Wang saat ini bertindak sebagai CEO Loopring Network.

Loopring telah berhasil mengumpulkan 120.000 ETH pada ICO mereka di tahun 2017, tetapi karena masalah peraturan di China, proyek tersebut diwajibkan untuk mengembalikan sekitar 80 persen dari dana yang terkumpul. Pada Mei 2018, Loopring kemudian diberitakan telah diakuisisi oleh G2H2 Capital. 

Apa Tujuan Loopring (LRC)? 

Token LRC adalah aset utama yang dapat digunakan untuk mengakses teknologi Loopring. Operator DEX yang ingin menggunakan teknologi Loopring Network harus staking setidaknya 250.000 LRC. Selain itu, siapa saja dapat staking token LRC untuk menerima sebagian dari biaya trading yang dihasilkan di DEX. Sebanyak 70 persen dari biaya tersebut akan didistribusikan ke pemegang token LRC, 20 persen akan masuk ke Loopring DAO, dan 10 persen sisanya akan di musnahkan untuk membuat sistem token deflasi. 

Insight

Loopring Network dianggap memiliki kesadaran pasar yang relatif rendah. Teknologi ini juga dianggap menjanjikan, dan memiliki potensi kuat untuk mengubah cara operasi decentralized exchange. Dengan model deflasi token dan peningkatan penggunaan DEX, token LRC berpotensi melonjak di masa mendatang. Namun, tantangan yang dimiliki saat ini juga tinggi, mengingat proyek tersebut harus bersaing dengan bursa terpusat dan platform DEX lainnya. 

  • Proyek Loopring dimulai kembali pada tahun 2017 dengan awal yang cukup terjal karena mereka perlu mengembalikan sejumlah investasi yang sudah diterima melalui ICO. Sejak itu, kemajuan pengembangan berjalan sangat lambat. Namun, situasi berubah ketika tren DeFi baru-baru ini membuat teknologi Loopring diinginkan dan proyek tersebut telah mencapai banyak tahapan penting. Berdasarkan hal tersebut, tren DeFi mulai memainkan peran penting token LRC. Kendati begitu, seperti yang kita ketahui, tren dalam dunia aset kripto dapat berlanjut atau berhenti. 
  • Meskipun sudah dibahas di banyak forum aset kripto. Solusi network scaling Ethereum yang sebenarnya, yang sudah disebarkan dan diimplementasikan dengan baik, masih belum banyak. Loopring Network adalah salah satu proyek yang berhasil diimplementasikan dan menggunakan teknologi untuk membuat produk (DEX) yang benar-benar berfungsi.    
  • Meningkatnya adopsi jaringan Ethereum dan banyak DApps menjanjikan yang dibangun di atas platform Ethereum dengan pertumbuhan pengguna yang luar biasa, membuat Loopring tengah berada dalam posisi yang sangat baik.  

Risiko

  • Pergerakan harga token LRC yang tidak bergerak ke mana-mana selama dua tahun berturut-turut (Jul 2018 – Jul 2020). Selain itu, token LRC juga mengalami kemajuan pengembangan yang lambat dan volume perdagangan yang rendah. Alhasil, investor perlu mempertimbangkan risiko tantangan pelaksanaan proyek Loopring. 
  • Zk Rollup adalah teknologi yang menarik dan dianggap sangat potensial. Namun, terlepas dari kenyataan bahwa teknologi ini telah dipelajari dengan baik secara teoritis, implementasi pada produk nyata mungkin membawa kekurangan yang belum ditemukan. 
  • Zk Rollup adalah teknologi open-source dan dianggap sebagai barang publik. Oleh karena itu, tidak hanya Loopring yang dapat berkembang menggunakan teknologi ini. Apabila platform ini terbukti berhasil, mungkin ada bermunculan proyek lainnya yang juga mengembangkan solusi serupa dengan pendekatan teknologi yang sama.

Berita dan Update

  • Pada Maret 2021, Loopring meluncurkan dAMM bekerja sama dengan StarkWare Ltd. dAMM yang merupakan singkatan dari distributed AMM adalah AMM layer2 yang menggabungkan likuiditas dalam satu pool layer1 dan menerapkan logika dengan kontrak Layer1. Teknologi dAMM membawa efisiensi modal yang lebih baik dan fleksibilitas pengembangan yang luar biasa.
  • Pada 4 Agustus 2021, Loopring mengadakan liquidity mining Layer2. Kompetisi ini berhadiah 35,000 BCDT dan 3 juta token DEP.
  • Grayscale Investment tengah menjajaki aset kripto tambahan. Melalui situsnya, Grayscale menyebutkan 13 token aset kripto, dan Loopring termasuk dalam daftar.

Community & Whitepaper Link

Disclaimer:
Semua investasi bersifat spekulatif, memiliki risiko, dan ketidakpastian yang substansial. Investor harus memahami sifat aset digital termasuk persyaratan pengembalian dan risiko aset. Kami mendorong investor untuk sepenuhnya memahami aset dan risiko sebelum melakukan investasi apa pun.

Read more