Qtum

Qtum adalah protokol blockchain publik yang hadir untuk menggabungkan keunggulan Bitcoin dan Ethereum.

Apa Itu Qtum?

  • Bagi Anda yang berencana beli Qtum (QTUM) dengan konversi harga QTUM to IDR atau QTUM to USDT hari ini. Ada baiknya, ketahui terlebih dahulu informasi atau berita terkini mengenai Qtum.
  • Qtum adalah protokol Proof-of-Stake (PoS) bersifat open-source yang diluncurkan pada tahun 2017. Protokol ini telah ditingkatkan kemampuannya untuk menjalankan smart contract guna mengoperasikan Unspent Transaction Output (UTXO) model.
  • Blockchain ini juga dapat terhubung pada beberapa virtual machines (VM) bersamaan dengan Qtum Neutron. Hal tersebut dapat memudahkan Qtum untuk memanfaatkan Ethereum Virtual Machine (EVM) serta Qtum Virtual Machine x86 sambil memanfaatkan potensi jaringan blockchain 1.000 nodenya.
  • Qtum didasari pada mekanisme transaksi UTXO Bitcoin, dengan tambahan eksekusi smart contract dan decentralized applications (DApps).
  • Koin QTUM adalah native token di mana pengguna dapat staking koin QTUM untuk mendapatkan hadiah blok. Prosedur lotre digunakan untuk memberikan hadiah blok. Jumlah koin di wallet vs jumlah total koin yang di-staking pada jaringan menentukan peluang pengguna untuk menang.

Key Metrics

TickerQTUM
Nama TokenQtum
Tipe Token atau ProtokolQRC20/ Qtum network
Jumlah Pasokan Token107,822,406 QTUM
Pasokan yang Beredar Saat IniLihat Coinmarketcap
Kapitalisasi PasarLihat Coinmarketcap
Tanggal Pembuatan TokenMarch 2017
Apakah Token dapat Ditambang?Tidak, Anda tidak bisa mining QTUM

Siapa Penemu Qtum?

Patrick Dai (Steven Dai) adalah pendiri dan ketua Qtum Foundation. Sebelum memulai proyek Qtum pada tahun 2016, Dai adalah seorang product manager di Alibaba yang juga mengerjakan serangkaian proyek blockchain, seperti Factom, Vechain, Bitse Group dan Meilink. Neil Mahi dan Jordan Earls juga merupakan salah satu pendiri proyek Qtum.

Apa Tujuan Qtum? 

Hadirnya Qtum bertujuan untuk mendorong pengguna dalam melakukan staking koin mereka guna menjadikan validasi blok lebih mudah dan aman. Melakukan konfirmasi setiap blok merupakan kompetisi di antara pemegang koin, di mana mereka bersaing untuk mendapatkan kesempatan untuk memvalidasi blok berdasarkan konektivitas jaringan dan peluang acak. Tidak seperti protokol PoS pada umumnya, hadiah blok tidak bergantung pada periode penyimpanan koin untuk menentukan peluang menerima hadiah. Hadiah yang diterima sebanding dengan jumlah koin yang di-staking. Oleh karena itu, semakin banyak koin yang di-staking, maka semakin banyak insentif yang diterima oleh pengguna.

Insight

Qtum adalah blockchain berbasis Unspent Transaction Output (UTXO) yang dapat dioperasikan melalui Ethereum Virtual Machine (EVM). Inovasi teknologi yang diciptakan oleh Qtum sangat cocok untuk diaplikasikan pada decentralized finance (DeFi) dan Internet-of-Things (IoT). Token QTUM juga dapat membantu pengguna untuk berpartisipasi dalam tata kelola (governance) jaringan.

  • Qtum mengoptimalisasi Unspent Transaction Output (UTXO) milik Bitcoin, dan menggunakan algoritma konsensus PoS. Hal tersebut yang menjadikannya blockchain publik pertama di dunia yang menggunakan metode tersebut. Untuk mencegah node berbahaya yang dapat menyebabkan kerusakan pada lingkungan jaringan, Qtum menggunakan dua konsensus, yaitu Proof-of-Stake (PoS) dan Mutualized Proof-of-Stake (MPoS).
  • Selain itu, Qtum juga mengembangkan Account Abstraction Layer (AAL) untuk mengaktifkan smart contract pada blockchain berbasis UTXO.
  • Protokol manajemen Decentralized Governance Protocol (DGP), yang dirancang dan integrasikan ke dalam chain utama, sangat mengurangi dampak dari fork dan meningkatkan konsensus yang terdesentralisasi.
  • Qtum mengembangkan virtual machine ARM yang merupakan software yang dapat digunakan pada sejumlah platform perangkat keras. Selain itu, EVM dan Solidity digunakan di mesin virtual Qtum.
  • Qtum juga membuat x86 Virtual Machine (VM). Dengan menggunakan bahasa mesin x86 Intel. Smart contract dapat ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman, termasuk C, C++, Rust, dan Python melalui the x86 Virtual Machine.

Risiko

  • Distribusi token kepada khalayak umum (51%) dan alokasi token yang tinggi untuk tim, foundation, dan developer (49%) telah menghasilkan konsentrasi kekayaan yang signifikan di antara sepuluh address teratas.
  • Sebelum Qtum, Patrick Dai, yang merupakan salah satu pendiri Qtum, ditemukan menggunakan nama yang berbeda dan mempromosikan proyek aset kripto kontroversial lainnya. Pada saat dihadapkan dengan bukti, Patrick menolak untuk mengungkapkan aspek masa lalunya ini kepada investor Qtum.

Berita dan Update

  • Qtum sedang melakukan testing untuk pembuatan NFT di platformnya. Ada dua campaign yang sedang dijalani Qtum, yakni  undian untuk membuat dan mengirim NFT, dan pelaporan bug bounty.
  • Qtum saat ini telah menjadi anggota dari International Association for Trusted Blockchain Applications (INATBA). Dengan membuka dialog dengan pembuat kebijakan dan regulator, INATBA menyelaraskan industri blockchain serta memajukan sifatnya yang terpercaya.
  • BitKeep Wallet bermitra dengan Qtum untuk menawarkan dukungan komprehensif dan menjadi potensi opsi untuk QTUM.

Disclaimer:
Semua investasi bersifat spekulatif, memiliki risiko, dan ketidakpastian yang substansial. Investor harus memahami sifat aset digital termasuk persyaratan pengembalian dan risiko aset. Kami mendorong investor untuk sepenuhnya memahami aset dan risiko sebelum melakukan investasi apa pun.

Read more