Tether

USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang didirikan oleh Tether, perusahaan yang berbasis di Hong Kong.

Apa Itu Tether?

  • Bagi Anda yang berencana beli Tether dengan konversi harga USDT to IDR atau USDT to USD hari ini. Ada baiknya, ketahui terlebih dahulu informasi atau berita terkini tentang USDT di bawah ini.
  • USDT adalah stablecoin (cryptocurrency bernilai stabil) yang mencerminkan harga dolar AS. Stablecoin ini didirikan oleh Tether, perusahaan yang berbasis di Hong Kong. Nilai USDT yang sesuai dengan USD dicapai dengan mempertahankan sejumlah dolar dalam cadangan dengan menyamakan jumlah USDT yang beredar.
  • Awalnya USDT diluncurkan pada Juli 2014 sebagai Realcoin, token cryptocurrency lapis kedua yang dibangun di jaringan blockchain Bitcoin melalui penggunaan platform Omni. Kemudian diubah menjadi USTether dan hingga akhirnya menjadi USDT. Stablecoin yang satu ini terus mengalami pembaruan. Selain menggunakan blockchain Bitcoin, USDT juga diperbarui untuk bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG.
  • Tether tidak memiliki blockchain sendiri. Tether beroperasi sebagai token lapis kedua di atas blockchain cryptocurrency (aset kripto) lainnya, seperti Bitcoin, EOS, Tron, Algorand, Bitcoin Cash, dan OMG, serta diamankan oleh algoritma hashing masing-masing.
  • Tether menyatakan bahwa USD disimpan dalam cadangan, bisa dalam bentuk uang tunai, setara kas, deposito jangka pendek dan surat berharga lainnya. Selain itu, Tether juga selalu menjalani audit berkala yang dilakukan oleh para profesional. Pengguna bisa mengakses informasi tersebut secara mudah dan dapat memverifikasi setiap transaksi yang terjadi di blockchain.

Key Metrics

TickerUSDT
Nam TokenTether
Tipe Token atau ProtokolERC-20, TRC-20, BSC
Total Pasokan Token60,476,291,004
Pasokan yang Beredar Saat IniLihat Coinmarketcap
Kapitalisasi PasarLihat Coinmarketcap
Tanggal Pembuatan TokenJuli 2014
Apakah Token Ini Bisa Ditambang?Ya, Anda bisa mining USDT

Siapa Penemu Tether (USDT)?

USDT atau yang awalnya bernama Realcoin diluncurkan tahun 2014 oleh Brock Pierce, Reeve Collins, dan Craig Sellars. 

Tahun 2015, perusahaan tersebut mengganti nama menjadi Tether.

Apa Tujuan Tether (USDT)?

Menggabungkan kelebihan cryptocurrency yang tidak terbatas, yang dapat dikirim antar pengguna, tanpa bantuan pihak ketiga, serta memiliki nilai yang stabil serupa nilai mata uang Dolar Amerika Serikat.

Insight

Meski Tether memiliki reputasi yang baik dan merupakan koin yang memiliki nilai yang stabil. Ternyata, Tether memiliki sisi lain yang baru terungkap pada 31 Maret 2021, di mana Tether menyatakan bahwa kurang dari 4% aset mereka dalam bentuk uang tunai, sedangkan sisanya dalam bentuk pinjaman, obligasi, logam mulia, dan token lainnya.

Risiko

  • Volatilitas bervariasi pada aset yang dicadangkan, oleh karena itu depresiasi mata uang akan secara langsung mempengaruhi harga USDT. 
  • Keandalan token masih menjadi kontroversial karena tidak transparannya proses verifikasi dan pencadangan aset. Jumlah dolar AS yang dicadangkan mungkin tidak sesuai dengan jumlah USDT yang beredar. Meski telah dilakukan audit oleh sebuah firma hukum, kenyataannya membutuhkan audit yang sebenarnya sesuai dengan hukum.

Berita dan Update

  • Kiklabb, layanan milik pemerintah UEA yang menawarkan lisensi perdagangan dan visa, telah mengeluarkan kebijakan yang menerima pembayaran dalam bentuk BTC, ETH, dan USDT.
  • Tether bisa untuk transfer 1 miliar atau lebih nilai USDT dari Tron ke blockchain Ethereum. Ini adalah pertukaran stablecoin terbesar kedua.
  • Ada sebuah kasus di mana Tether dikirim ke alamat DeFi yang salah. Tether bisa memperbaikinya hal ini dengan mengirimkan bukti verifikasi kepada trader. Tether juga bisa menjalankan fungsi smart contract di mana memasukkan alamat DeFi yang salah tersebut ke dalam daftar hitam dan Tether pun bisa menangguhkan pengiriman tersebut, bahkan menghapus pengiriman ke alamat tersebut. Fungsi ini hanya ada di USDT pada blockchain Ethereum dan Tron.

Community & Whitepaper Link

Disclaimer: 
Semua investasi bersifat spekulatif, memiliki risiko, dan ketidakpastian yang substansial. Investor harus memahami sifat aset digital termasuk persyaratan pengembalian dan risiko aset. Kami mendorong investor untuk sepenuhnya memahami aset dan risiko sebelum melakukan investasi apa pun.

Read more