ZRX

Ox adalah protokol trading berbasis open-source dan low friction yang membuat pemangku kepentingan dapat meningkatkan platformnya secara aman tanpa mengganggu pasar.

Apa Itu Ox?

  • Bagi Anda yang berminat untuk beli Ox (ZRX) dengan konversi harga ZRX to IDR atau ZRX to USD hari ini. Ada baiknya, ketahui terlebih dahulu informasi atau berita terkini mengenai Ox di bawah ini.
  • Diperkenalkan pada Agustus 2017, Ox adalah protokol terdesentralisasi yang menggunakan blockchain Ethereum untuk memfasilitasi pertukaran peer-to-peer (P2P) aset berbasis Ethereum yang dijalankan oleh ZRX, token milik Ox.
  • Pada tahun 2017, ZRX awalnya digunakan untuk memilih Ox Improvement Proposals (ZEIPS) dan untuk membayar biaya trading karena telah melakukan transaksi menggunakan protokol. Namun, pada tahun 2019, Ox menambahkan kemampuan staking bagi para market maker untuk menerima token ZRX sebagai hadiah likuiditas. Kemudian di tahun 2020, Ox meluncurkan layanan DEX liquidity aggregator yang dikenal sebagai Matcha dan protokol Ox diperkenalkan dengan arsitektur hybrid baru.
  • Token ZRX memiliki jumlah tetap yaitu 1 miliar untuk total pasokan selama lebih dari 4 tahun, sedangkan pengembangan protokol Ox telah secara signifikan mendorong harga ZRX naik sejak 2017.
  • Siapa pun tidak dapat mining ZRX karena platformnya didasarkan pada mekanisme proof-of-work (PoW).

Key Metrics

TickerZRX
Nama TokenOx
Tipe Token atau ProtokolEthereum/Ox      
Jumlah Pasokan Token1,000,000,000
Pasokan yang Beredar Saat IniLihat Coinmarketcap
Kapitalisasi PasarLihat Coinmarketcap
Tanggal Pembuatan TokenAugust 2017
Apakah Token Ini Dapat Ditambang?Tidak, Anda tidak bisa mining ZRX 

Siapa Penemu Ox?

Ox ditemukan pada Oktober 2016 oleh Will Warren dan Amir Badeali. Ox adalah protokol berbasis Ethereum yang menyediakan layanan decentralized exchange (DEX) yang bersifat trustless dari setiap aset Ethereum, termasuk token ERC-20 yang dapat dipertukarkan dan token ERC- 723 yang biasa dikenal sebagai non-fungible token (NFT). 

Sebelumnya, visi dari kedua pendiri Ox ini adalah di mana semua bentuk nilai, mulai dari mata uang fiat, saham, hingga item gim digital dapat menjadi token di blockchain Ethereum. Namun, mereka menyadari kesenjangan kegunaan yang besar ini. Alhasil, mereka mengubah proyek menjadi protokol DEX yang fleksibel dan hemat biaya gas sebagai ‘penyelesaian on-chain relay off-chain‘ sebagai gantinya. 

Saat ini, Ox berusaha membangun sistem keuangan yang paling efisien, transparan, dan adil.

Apa Tujuan Ox?

Ox menciptakan native token untuk dua tujuan. Meskipun pengguna tidak diharuskan membayar biaya pada platform Ox, namun tokennya dibayarkan sebagai biaya transaksi layanan relay untuk menghubungkan market maker dengan market taker

Selain itu, token ZRX juga dapat digunakan untuk mekanisme peningkatan yang mulus dengan memungkinkan pemegangnya untuk memberikan andil mengenai bagaimana tata kelola on-chain yang harus dikembangkan dari waktu ke waktu. Partisipasi dalam pengambilan keputusan ini juga dapat berfungsi sebagai insentif bagi pengguna untuk memperoleh lebih banyak token Ox yang memberikan pengaruh lebih besar pada hasil pemungutan suara.

Insight

Perkembangan dan Prediksi

  • Pada tahun 2017, Ox mengumpulkan 24 juta dolar AS atau setara dengan Rp341 miliar melalui initial coin offering (ICO) untuk tokennya dari sekelompok 12.000 pendukung terkemuka. Pendukung mereka termasuk perusahaan modal ventura seperti Ploychain Capital, Blockchain Capital, Patera Capital, dan perusahaan investasi Cina Jen Advisors dan FBG Capital. Putaran investasi besar dengan imbalan diskon 30 persen untuk token masa depan ini berhasil membuat Ox lebih menarik bagi pengguna.
  • Pada bulan Agustus 2017, harga ZRX dimulai dari 0,18 dolar AS atau Rp2.568 dan kemudian menjadi fluktuatif pada tahun berikutnya. Hingga 2019, harga ZRX mulai lebih stabil, bergerak antara 0,15 dolar AS dan 0,30 dolar AS.
  • Pada akhir tahun 2020, terjadi pertumbuhan pesat dari sektor decentralized finance (DeFI) yang menggunakan smart contract pada blockchain Ethereum. Hal tersebut berdampak signifikan pada peningkatan harga mata uang kripto seperti ETH dan Ox.
  • Sebanyak 750 juta token ZRX telah beredar di pasaran, dan 75 persen dari pasokan maksimum satu miliar tersedia pada Oktober 2020. Besarnya peredaran token ini menunjukkan bahwa ZRX mencapai penipisan jumlah pada awal 2020.
  • ZRX adalah aset kripto terbesar ke-67 setelah memiliki kapitalisasi pasar mencapai 906 juta dolar AS atau setara Rp12,9 triliun pada 28 Februari 2021.
  • Menurut layanan perkiraan online Wallet Investor, harga Ox akan tetap bullish hingga 2021 meskipun telah turun hingga 50 persen dari level tertinggi 2,50 dolar AS. Diperkirakan Ox akan meningkat lebih lanjut pada akhir tahun 2025.

Risiko

  • Meskipun masa depan harga ZRX cukup positif, melakukan investasi di ICO sangat spekulatif karena tidak ada perlindungan peraturan.
  • Sangat berisiko bagi satu perusahaan untuk membeli token ZRX dan membuatnya meningkatkan liquidity pool untuk market maker.
  • Dibandingkan dengan koin lain seperti Bitcoin dan Ripple, ZRX mungkin bukan investasi terbaik karena ketidakstabilan protokol Ox. ZRX harus memiliki kepentingan finansial yang lebih kuat di masa depan untuk penyedia likuiditas dan memerlukan persetujuan formal dari pemegang ZRX dengan memberikan suara pada perubahan besar.

Berita dan Update 

  • Ox merilis API versi Polygon untuk DEX liquidity aggregator-nya.
  • Pada saat harga ZRX melonjak, Ox mengumumkan rencana awal untuk mendesentralisasikan tata kelolanya dengan menciptakan perbendaharaan milik masyarakat yang dikelola oleh DAO.

Community & Whitepaper Links

Disclaimer
Semua investasi bersifat spekulatif, memiliki risiko, dan ketidakpastian yang substansial. Investor harus memahami sifat aset digital termasuk persyaratan pengembalian dan risiko aset. Kami mendorong investor untuk sepenuhnya memahami aset dan risiko sebelum melakukan investasi apa pun.

Read more