Crypto Glossary

Posted on September 15, 2021 in
Glossary

Blockchain

Blockchain adalah buku besar digital yang bertugas untuk memproses dan mencatat transaksi.

Apa Itu Blockchain?

Blockchain adalah teknologi baru yang dibuat untuk sistem penyimpanan data digital. Secara sederhana, blockchain diartikan sebagai buku besar digital yang bertugas untuk memproses dan mencatat transaksi dalam banyak jaringan komputer di seluruh dunia. 

Blockchain terdiri dari dua kata, yakni block yang berarti blok atau kelompok, dan chain yang berarti rantai. Seperti namanya, blockchain memanfaatkan jaringan komputer untuk membuat blok-blok yang saling terhubung satu sama lain untuk mengeksekusi sebuah transaksi. 

Teknologi blockchain dapat diterapkan untuk berbagai sektor, seperti perbankan, telekomunikasi, properti, medis, retail, hingga aset kripto. 

Bagaimana Cara Kerja Blockchain?

Cara kerja blockchain dimulai saat blok menerima informasi baru untuk melakukan transaksi. Transaksi yang diminta disiarkan ke jaringan peer-to-peer (P2P) yang terdiri dari node komputer. 

Jaringan node P2P memvalidasi transaksi dan status pengguna mengetahui algoritma. Proses verifikasi transaksi bisa melibatkan aset kripto, contract, catatan dan informasi lainnya. Setelah transaksi diverifikasi, maka transaksi tersebut akan digabungkan dengan transaksi lain guna membuat blok data baru untuk buku besar (ledger). 

Kemudian blok baru ditambahkan ke blockchain yang ada secara permanen dan tidak dapat diubah. Transaksi selesai. 

Kelebihan Blockchain

Akurasi

Transaksi di jaringan blockchain disetujui oleh jaringan komputer dengan sistem yang canggih dan kompleks. Ini artinya, potensi terjadinya kesalahan karena faktor human error sangatlah minim. 

Sistem terdesentralisasi

Teknologi blockchain menggunakan jaringan node terdistribusi untuk menyimpan data blockchain. Hal ini berarti sebagian besar data blockchain akan disimpan di banyak perangkat berbeda dalam jaringan yang tersebar luas, sehingga data pengguna tetap aman dari peretasan dan aktivitas kejahatan lainnya. 

Transparan

Sebagian besar blockchain adalah open-source, sehingga siapa pun bisa melihat kode dan riwayat transaksi. 

Kekurangan Blockchain

Aktivitas ilegal

Meskipun kerahasiaan di jaringan blockchain melindungi pengguna dari peretas, hal tersebut justru memungkinkan adanya perdagangan ilegal dalam jaringan blockchain. 

Boros energi

Karena sifatnya yang terdistribusi, teknologi blockchain menuntut daya komputasi yang konstan dan stabil di beberapa lokasi. Imbasnya, konsumsi listrik menjadi lebih boros. 

Modifikasi data

Blockchain bersifat immutable, artinya, tidak bisa diubah. Setiap data atau transaksi yang ditambahkan ke sistem, data dan transaksi tersebut menjadi tidak dapat diubah. 

Related Articles

Blockchain Event 2021 yang Wajib Anda Ketahui

August 20, 2021

Blockchain Event 2021 yang Wajib Anda Ketahui

Kali ini Zipmex akan memberikan informasi seputar blockchain event 2021, untuk kalian yang ingin memulai berinvestasi. Mari simak artikelnya. 

Directed Acyclic Graph (DAG) vs Blockchain, Mana yang Lebih Baik?

August 02, 2021

Directed Acyclic Graph (DAG) vs Blockchain, Mana yang Lebih Baik?

DAG adalah satu dari berbagai jenis directed ledger technology yang mengandalkan algoritma konsensus yang berbeda dengan blockchain, seperti apa cara kerjanya?

Ketahui Cara Kerja Smart Contract Ethereum Blockchain

July 12, 2021

Ketahui Cara Kerja Smart Contract Ethereum Blockchain

Smart contract adalah bahasa pemrograman, di mana adanya kedua pihak yang melakukan kontrak secara otomatis dalam sistem blockchain.