Crypto Glossary

Posted on January 06, 2022 in
Glossary

Fakeout

Fakeout adalah situasi di mana seorang trader memasuki posisi tertentu dan berharap harga naik, tapi justru sebaliknya.

Apa Itu Fakeout?

Fakeout adalah istilah yang digunakan dalam analisis teknis yang mengacu pada situasi di mana seorang trader memasuki posisi tertentu dan mengharapkan terjadinya pergerakan harga naik. Sayangnya, kenaikan tersebut pada akhirnya tidak terjadi.

Faktanya, dalam banyak kasus, fakeout sering kali digunakan untuk merujuk pada situasi di mana harga bergerak berlawanan dengan ide atau sinyal trading. Di pasar yang bergejolak, perdagangan breakout mungkin merupakan taktik yang bermanfaat. Namun, sering terganggu oleh sinyal dan breakout palsu.

Fakeout juga sering kali dikenal dengan istilah lain, yaitu “fake breakout,” atau “false breakout,”di mana harga menembus struktur harga teknis, hanya untuk segera berbalik arah.

Fakeout tentu saja dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi para trader maupun investor. Technical analysis umumnya dapat mengidentifikasi pola pergerakan harga yang cenderung positif dan terlihat sesuai seperti yang diharapkan.

Meski begitu, harga dapat berbalik dengan sangat cepat karena terdapat berbagai faktor eksternal. Hal tersebut yang menjadi alasan mengapa harga sebuah aset kripto dapat dengan cepat berubah menjadi kerugian yang besar. 

Dengan demikian, untuk mengantisipasi dan terhindar dari fakeout, banyak trader yang kemudian menyusun exit strategy dan memasang perintah stop-loss sebelum memasuki perdagangan. Lantas, bagaimana cara mendeteksi adanya fakeout pada sebuah aset kripto?

Bagaimana Cara Mengenal Fakeout?

Sulit untuk memprediksi dan mengetahui false breakout atau fakeout sepanjang waktu. Pasalnya, hingga saat ini tidak ada yang memiliki kekuatan untuk mengendalikan pergerakan pasar aset kripto.

Kendati begitu, para trader dan investor tetap perlu mempelajari dengan benar apa itu breakout sebelum mendeteksi fakeout. Breakout sendiri adalah pergerakan harga di luar batas support atau resistance yang diharapkan yang didukung oleh tingginya trading volume.

Untuk membantu kamu dalam memahami keduanya, berikut adalah beberapa poin yang harus diingat:

  • Breakout umumnya terjadi ketika harga aset kripto naik melewati batas level resistance saat ini atau turun di bawah level support baru-baru ini.
  • Pergerakan harga akan dianggap breakout apabila harga menembus dari kisaran yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Kenaikan atau penurunan melewati batas level support dan resistance ini juga biasanya dipengaruhi oleh trading volume.

Setelah terjadi pergerakan di luar level resistance atau support yang diikuti dengan trading volume yang rendah, kondisi tersebut dapat disimpulkan sebagai false breakout atau fakeout.

Berikut adalah hal yang menjadi perbedaan utama dari breakout dan fakeout untuk memudahkan kamu dalam mengidentifikasi keduanya.

Breakout umumnya ditandai dengan adanya penembusan level resistance dan support yang tidak menunjukkan tren yang akan datang. Sedangkan fakeout menunjukkan pergerakan harga jangka pendek yang dramatis.

Kejadian ini akan kembali ke dalam trading range selanjutnya. Salah satu trik yang juga perlu untuk kamu pahami adalah mengetahui batas-batas level support dan resistance pada setiap aset kripto. Kamu mungkin membutuhkan pengamatan secara terus menerus karena keduanya sering kali berubah.

Contoh Fakeout pada Grafik Harga Aset Kripto

Source: tradingview.com

Jika kamu baru mencoba untuk melakukan trading crypto, akan sangat membantu jika kamu mengetahui fakeout chart pattern di atas. Hal tersebut tentunya dapat membantu kamu untuk terhindar dari melakukan pembelian pada harga tertinggi yang mungkin sebelumnya terlihat menjanjikan.

Grafik di atas merupakan contoh skenario dari fakeout. Bayangkan jika kamu menemukan pola ini, mungkin kamu berpikir bahwa level resistance yang ditembus adalah sinyal bullish dan akan sangat menguntungkan jika kamu membelinya pada saat itu. Mungkin pada titik ini kamu juga merasa jika harga dari aset kripto tersebut akan terus meningkat. Namun, harga langsung bergeser dan jatuh.

Seperti itulah gambaran dari pola fakeout. Harga aset kripto melewati level resistance yang seakan-akan menggambarkan jika harga akan naik. Sayangnya yang terjadi justru sebaliknya, harga aset kripto akan kian merosot.

Pola ini rumit karena terkadang terjadi pada grafik aset kripto dengan harapan harga akan naik lebih jauh, kemudian membentuk gelombang baru yang lebih tinggi satu demi satu. Hal tersebut yang menjadi alasan mengapa trader sering memiliki bias dalam pikiran mereka bahwa harga akan naik lebih jauh setelah menembus harga tertinggi sebelumnya. Penting untuk diingat bahwa kenaikan tersebut sering kali kali tidak terjadi.

Cara Meminimalisir Risiko Fakeout

Dalam kondisi pasar yang diprediksi akan breakout, trader umumnya akan mencoba memasuki pasar ketika harga bergerak di luar kisaran harga tertentu. Strategi tersebut juga melibatkan taktik yang dapat memudahkan trader untuk mengikuti tren harga dan meraih keuntungan.

Biasanya, terdapat bukti peningkatan volume dan tren harga setelah harga aset kripto terkait berhasil melewati level resistance. Beberapa ahli sering kali mengatakan bahwa breakout adalah awal dari tren harga yang signifikan. Ungkapan tersebut yang sering kali mengecoh para trader ketika terjadi fakeout pada sebuah aset kripto.

Meskipun demikian, masih terdapat area yang perlu untuk kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi aset kripto, seperti menghadapi beberapa ketidakpastian dari pergerakan aset kripto. Untuk mengurangi risiko terkena dampak dari fakeout, kamu dapat melakukan hal-hal berikut ini:

  • Pastikan kamu sudah mengetahui jenis pasar yang kamu pilih untuk melakukan trading sebelum kamu memutuskan untuk membuat entri.
  • Tunggu hingga kamu selesai melakukan riset dalam terhadap pergerakan aset kripto tersebut. Kamu tentu saja bisa menggunakan berbagai indikator yang paling sering digunakan untuk mengetahui tren atau pergerakan tertentu.
  • Jika kamu sudah yakin dengan konfirmasi breakout, selalu pilih untuk menunggu tes ulang harga setelah breakout. Ambil konfirmasi breakout kedua untuk lebih berhati-hati. Hal ini dilakukan agar kamu terhindar dari false breakout.
  • Kamu juga bisa menggunakan strategi stop loss sebagai tindakan pencegahan untuk membatasi kerugian. 

Kesimpulan

Fakeout adalah kondisi ketika harga sebuah aset kripto melewati level resistance yang seakan-akan menggambarkan jika harga suatu aset akan naik. Sayangnya yang terjadi justru sebaliknya, harga aset kripto akan kian merosot.

Kondisi seperti ini tentu saja merugikan bagi para trader. Pasalnya banyak dari mereka yang terkecoh dengan adanya false positive sehingga mereka memutuskan untuk membeli sejumlah aset kripto terkait dan kemudian mengalami kerugian disebabkan oleh fakeout ini.

Penting untuk diketahui bahwa sebelum menentukan strategi trading atau memutuskan untuk melakukan transaksi aset kripto, ada baiknya jika kamu melakukan riset terlebih dahulu.

Terdapat banyak sekali indikator technical analysis yang bisa membantu kamu dalam membuat keputusan. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan pakar aset kripto untuk mengetahui langkah seperti apa yang sebaiknya diambil guna terhindar dari kerugian, terlebih yang disebabkan oleh fakeout.

Related Articles

Laporan Mingguan dan Strategi Pasar – 25 Januari 2022

January 25, 2022

Laporan Mingguan dan Strategi Pasar – 25 Januari 2022

Berikut adalah laporan mingguan dan strategi pasar aset kripto eksklusif dari Zipmex untuk memudahkan investasi dan trading kamu.

Parallel NFT Game: Fitur dan Panduan Lengkap Cara Memainkannya

January 25, 2022

Parallel NFT Game: Fitur dan Panduan Lengkap Cara Memainkannya

Parallel adalah NFT game trading card yang beroperasi di jaringan Ethereum. Sebagai gim yang bergenre science-fiction, Parallel memiliki latar belakang cerita dan mitologi yang unik.

Flag Pattern Bullish & Bearish: Panduan Cara Menggunakannya

January 25, 2022

Flag Pattern Bullish & Bearish: Panduan Cara Menggunakannya

Flag pattern adalah pola pada grafik pergerakan harga di pasar, terbagi menjadi dua, pola ini terbagi menjadi dua yaitu bullish dan bearish.