Apa Itu Supply Chain?

Posted on May 17, 2021 in Articles, Investasi
Apa Itu Supply Chain?
View all Articles

Pengertian Supply Chain

Supply Chain atau Rantai Persediaan adalah hubungan atau jaringan di antara perusahaan dan penyedia atau pemasok untuk memproduksi dan mendistribusikan produk tertentu kepada pembeli akhir. Dalam hubungan ini terdapat aktivitas, pelaku, entitas, informasi, dan sumber yang berbeda.

Supply chain juga menggambarkan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memberikan produk atau jasa yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan dari asalnya kepada konsumen. Perusahaan mengembangkan rantai ini sehingga mereka bisa mengurangi pengeluaran agar lebih efektif.

Mengapa Supply Chain Penting?

Tujuan dari supply chain management atau manajemen rantai persediaan adalah untuk mengoptimalkan hasil dari rantai persediaan sehingga pengeluaran menjadi lebih sedikit dengan siklus produksi yang lebih cepat.

Rantai persediaan melibatkan beberapa langkah-langkah untuk mengantarkan produk atau jasa kepada konsumen. Langkah-langkah ini terdiri dari memindahkan dan mengubah bahan mentah menjadi produk hasil produksi, transportasi produk tersebut, dan mendistribusikannya kepada pengguna akhir. Pihak-pihak yang terlibat di dalamnya adalah produsen, vendor, penadah produk, perusahaan transportasi, pusat distribusi, dan toko retail.

Manajemen rantai persediaan merupakan bagian yang sangat penting dalam proses bisnis. Hal ini karena ada banyak pihak dan proses yang kemudian dihubungkan dengan rantai ini, di mana di dalamnya sangat dibutuhkan keahlian dan kemampuan.

Ketika manajemen rantai persediaan menjadi efektif, pengeluaran perusahaan secara keseluruhan bisa dikurangi sehingga rentang profit semakin melebar. Jika satu rantai saja hancur, maka hal tersebut bisa berdampak kepada keseluruhan rantai dan berakibat kepada pengeluaran yang bertambah.

Supply Chain Management vs. Business Logistic Management

Apa Perbedaannya?

Istilah Supply Chain Management seringkali disandingkan dengan Business Logistic Management atau Manajemen Logistik Bisnis. Akan tetapi, pada dasarnya keduanya memiliki pengertian yang berbeda.

Manajemen logistik bisnis secara spesifik merujuk kepada bagian dari rantai persediaan yang berurusan dengan perencanaan dan pengawasan terhadap pergerakan produk atau jasa. Selain itu juga, ada penyimpanan dari produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan juga dari titik awal menuju tujuan akhirnya.

Manajemen logistik bisnis biasanya dimulai dari pengumpulan bahan baku mentah dan diakhiri dengan pengantaran produk atau jasa hasil produksi suatu perusahaan. Manajemen logistik yang berhasil kemudian bisa memastikan bahwa tidak ada keterlambatan pengantaran di titik manapun. Selain itu, produk dan jasa sampai di tangan konsumen dengan kondisi yang baik.

Pentingnya Memilih Pemasok Terbaik

Manajemen rantai persediaan yang efisien biasanya memiliki pemasok terbaik sebagai pihak yang terlibat di dalamnya. Hal ini berarti perusahaan memproduksi produk atau jasa yang berkualitas yang memenuhi standar manufaktur, dan produk atau jasa tersebut bisa sampai ke tangan konsumen dengan tepat waktu.

Peran Rantai Persediaan terhadap Perusahaan

Evolusi dan peningkatan efisiensi dari rantai persediaan memiliki peran penting dalam melindungi perusahaan dari inflasi. Efisiensi yang terdapat dalam pergerakan produk atau jasa bisa meningkat, sehingga biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen juga semakin sedikit untuk bisa membeli produk atau jasa tersebut.
Seiring berkembangnya proses industrialisasi di dunia, efisiensi rantai persediaan memiliki peran penting yang perlu terus dioptimalkan sehingga harga input dari produk atau jasa yang diproduksi oleh suatu perusahaan bisa semakin berkurang. Tidak hanya perusahaan, namun konsumen pun bisa merasakan efek positif ini.

———————————————

Zipmex adalah platform exchange legal di Indonesia berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Bursa (Bappebti).

Yuk, ikuti perkembangan dunia aset digital hanya di akun media sosial Zipmex: InstagramFacebook, dan Twitter.