Bitcoin SV: Cara Kerja dan Perbedaannya Dengan Bitcoin Cash

Posted on June 11, 2021 in Articles, Kriptopedia
Bitcoin SV: Cara Kerja dan Perbedaannya Dengan Bitcoin Cash
View all Articles

Untuk Anda yang baru saja memulai perjalanan Anda dalam berinvestasi pada aset kripto, tentu sudah tidak asing dengan Bitcoin. Ya, Bitcoin merupakan aset kripto paling terkenal dan sudah menjadi top of mind bagi masyarakat awam mengenai aset kripto. Namun pernahkah Anda mendengar tentang Bitcoin SV?

Apa Itu Bitcoin SV?

Bitcoin SV (BSV) adalah bentuk fork dari Bitcoin Cash (BCH). Bitcoin SV sendiri merupakan singkatan dari Bitcoin Satoshi Vision. Ialah Craig Wright, pembuat BSV, dan situs web nChain yang setuju bahwa kehadiran Bitcoin tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Satoshi Nakamoto, penemu Bitcoin. Maka, tujuan Wright untuk menciptakan BSV adalah mengembalikan Bitcoin ke bentuk aslinya.

Wright berpendapat bahwa perubahan yang dilakukan pada Bitcoin dan Bitcoin Cash selama bertahun-tahun terlalu menyimpang dari visi Satoshi Nakamoto sebelumnya, Bitcoin harus kembali menjadi Bitcoin yang sesuai dengan deskripsi yang pertama kali tercantum dalam white paper Bitcoin asli.

Cara Kerja Bitcoin SV

Pada prinsipnya, para pendukung Bitcoin SV percaya bahwa protokol Bitcoin asli sangat tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Satoshi Nakamoto. Mereka percaya bahwa implementasi SegWit, Lightning Network, dan modifikasi lainnya merupakan ancaman terhadap stabilitas dan validitas protokol Bitcoin asli. 

BSV muncul dari hard fork Bitcoin Cash yang terjadi pada 15 November 2018, karena dua faktor utama, yaitu:

  • Keyakinan bahwa fitur skalabilitas yang telah diterapkan Bitcoin Cash tidak cukup signifikan untuk memenuhi apa yang dibutuhkan oleh Bitcoin.
  • Keinginan untuk kembali ke desain Bitcoin asli seperti yang direpresentasikan dalam versi 0.1 dari protokol Bitcoin.

Awalnya BSV dirancang dengan ukuran blok default, yaitu 128MB, protokol BSV menjalani Quasar Protokol Update pada Juli 2019, memperluas ukuran blok menjadi 2GB (2.000MB, berbeda dengan ukuran blok 1MB asli Bitcoin). Secara desain, protokol memungkinkan ukuran blok yang dapat disesuaikan yang ditentukan oleh mekanisme konsensus jaringan. Miners juga dapat memilih ukuran blok mana yang ingin mereka pilih dalam melakukan mining. Struktur yang dibuat oleh BSV bertujuan untuk membantu memproses lebih banyak transaksi sekaligus menghasilkan lebih banyak biaya transaksi.

Lalu, Bagaimana Cara Mining Bitcoin SV?

Sebenarnya cara mining BSV sama dengan Bitcoin dan Bitcoin Cash. Hal ini disebabkan karena Bitcoin SV menggunakan algoritma SHA-256. Karena Bitcoin SV memiliki algoritma yang sama, maka cara mining yang dilakukan pun sama seperti Bitcoin dan Bitcoin Cash. 

Perbedaan Bitcoin SV, Bitcoin, dan Bitcoin Cash

Meskipun ketiganya merupakan memiliki nama Bitcoin, namun kehadiran tiga aset kripto ini nyatanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang masih belum bisa dipenuhi secara langsung oleh sang bintang, yaitu Bitcoin. 

Berikut ini merupakan perbedaan utama yang dimiliki oleh Bitcoin, Bitcoin SV, dan Bitcoin Cash berdasarkan tujuan diciptakannya. 

Bitcoin SV (BSV) bertujuan untuk melihat blockchain BSV digunakan sebagai alat untuk pemerintah dan bisnis. Komunitasnya sebagian besar berfokus untuk menjaga Bitcoin SV merupakan versi yang paling mendekati versi asli Bitcoin seperti yang dijelaskan pada white paper Bitcoin, dan menyebarkan berita bahwa Craig Wright adalah Satoshi Nakamoto.

Beda halnya dengan Bitcoin Cash (BCH), koin ini diciptakan sebagai aset digital alternatif dari Bitcoin. BCH diciptakan dengan kemampuan transaksi yang lebih cepat dan lebih mudah dijangkau oleh trader dibandingkan dengan Bitcoin.

Bitcoin (BTC) diciptakan dengan tujuan untuk melihat BTC digunakan sebagai alternatif dari mata uang fiat yang seringkali terjadi inflasi. Para pemilik Bitcoin sebagian besar berfokus pada mendorong orang untuk membeli dan HODLing, daripada membelanjakan Bitcoin.

Baca juga: Bitcoin Cash, Bitcoin Gold dan Bitcoin Diamond, Apa Bedanya?

Kontroversi Bitcoin SV

Sejak Bitcoin diciptakan dan disebarluaskan kepada khalayak, identitas penciptanya telah menjadi bahan perdebatan, bahkan hingga memunculkan teori-teori konspirasi. Satoshi Nakamoto, pseudonym dari pembuat white paper Bitcoin, tidak pernah diidentifikasi identitas aslinya. Meskipun banyak tokoh terkemuka di blockchain dan komunitas aset kripto telah dicurigai sebagai Satoshi Nakamoto pada satu titik atau lainnya, hampir semua telah membantah klaim tersebut.
Meskipun mayoritas berpendapat bahwa identitas asli Nakamoto masih belum diketahui, pencipta Bitcoin SV, Craig Wright secara terbuka mengklaim dirinya sebagai Satoshi Nakamoto. Namun pada akhirnya, Wright gagal memberikan bukti nyata mengenai statement yang ia lontarkan. Lagipula, banyak yang tidak percaya klaimnya. Wright telah terlibat dalam banyak perselisihan terkait dengan klaim ini dan kontroversi terkait Bitcoin lainnya.

Mulai Investasi Bitcoin dan Aset Kripto Lainnya di Zipmex


Jual beli Bitcoin, Ethereum, Ripple, Litecoin, USDT,  USDC, Chainlink, Swipe, Maker Koin, Enjin Coin, dan aset kripto lainnya di Zipmex, dengan harga terbaik dan spread rendah. Daftar sekarang di sini, dan download aplikasinya. Aplikasi Zipmex tersedia di Google Play Store dan App Store.