Bitcoin vs USD Coin: Mana yang Lebih Unggul?

Posted on June 10, 2021 in Articles, Kriptopedia
Bitcoin vs USD Coin: Mana yang Lebih Unggul?
View all Articles

Aset kripto seringkali dikenal dengan tingkat volatilitasnya yang tinggi. Biasanya salah satu cara yang dilakukan oleh para investor atau trader aset kripto adalah dengan berinvestasi stablecoin. Stablecoin merupakan aset kripto yang memiliki nilai cenderung stabil. Hal ini disebabkan karena nilainya yang terikat langsung dengan mata uang fiat, seperti dolar AS.

Salah satu stablecoin yang nilainya terikat langsung dengan dolar AS adalah USD Coin atau yang seringkali dikenal sebagai USDC. Lalu, apabila dibandingkan dengan aset kripto seperti Bitcoin, apakah USDC dapat menjadi pilihan yang lebih baik?

Apa Itu USD Coin (USDC)?

USD Coin (USDC) adalah stablecoin yang relatif baru yang nilainya juga dipatok ke dolar AS. Diluncurkan pada 26 September 2018, stablecoin ini adalah bentuk kerjasama antara Circle dan Coinbase. Sama seperti Tether, USDC merupakan alternatif dari aset kripto yang didukung oleh nilai dolar AS. 

USDC adalah layanan untuk membuat token dolar AS dan memfasilitasi penggunaannya melalui internet dan blockchain publik. Selain itu, token USDC dapat diubah kembali menjadi USD kapan saja, karena eksekusi penerbitan dan penukaran token USDC dilakukan dengan smart-contract ERC-20.

Bagaimana Cara Kerja USDC?

Perusahaan Circle menjamin bahwa setiap token USDC bernilai sama dengan satu dolar AS. Proses mengubah dolar AS menjadi token USDC disebut tokenisasi. 

Terdapat tiga langkah untuk melakukan tokenisasi USD menjadi USDC: 

  • Pengguna mengirim mata uang fiat dolar AS ke rekening bank penerbit token. 
  • Penerbit menggunakan smart-contract untuk membuat jumlah USDC yang setara. 
  • USDC yang baru dibuat akan dikirim ke pengguna, sedangkan dolar AS yang diterima penerbit token disimpan sebagai cadangan. 

Sementara untuk sebaliknya, USDC dapat ditukar menjadi mata uang dolar AS melalui proses redeeming atau penukaran.

Keunggulan USDC

USD Coin bukanlah stablecoin pertama atau bahkan populer di kalangannya. Karena hingga saat ini, popularitas tersebut masih dipegang oleh Tether (USDT). Namun saat ini Tether berada di bawah pengawasan ketat atas klaim yang mereka lontarkan bahwa memiliki satu dolar nyata di bank untuk setiap Tether yang beredar, tetapi penyelidikan oleh Kejaksaan Agung New York menyebabkan Tether menarik kembali klaim tersebut.

Meskipun USDC mungkin tidak sepenuhnya unik dibandingkan dengan pesaing tersebut, inilah beberapa alasan yang membuat USDC dapat lebih menonjol dibandingkan dengan aset kripto lainnya:

Teregulasi

Perusahaan yang mendirikan USDC merupakan perusahaan layanan keuangan yang terdaftar dan teregulasi di Amerika Serikat. Artinya, USDC diatur oleh jaringan penegakan kejahatan keuangan pemerintah Amerika Serikat. Sebuah jaringan bertugas untuk yang memerangi pencucian uang.

️Adanya Audit Rutin

USDC secara rutin diaudit oleh Grant Thornton, yang merupakan salah satu dari 10 firma akuntansi teratas di dunia.

️Transaksi Lebih Cepat

Butuh waktu lama untuk mengirim Dolar AS ke orang dan institusi ketika bank terlibat. USDC menawarkan stabilitas dan keinginan Dolar AS dengan kecepatan transaksi mata uang kripto.

ilustrasi bitcoin vs USD Coin
Pexels/Karolina Grabowska

Ragam Keunggulan yang Dimiliki Bitcoin

Bitcoin merupakan aset kripto pertama yang terdaftar pada bursa. Selain urutannya yang selalu teratas pada Coin Market Cap, aset kripto ini juga memiliki beragam keunggulan yang dimilikinya. Apa saja keunggulan yang dimiliki oleh Bitcoin?

Mendapatkan Perhatian Tertinggi dari Investor Besar

Sebagai aset kripto nomor satu, tentu Bitcoin lebih menarik perhatian para investor besar dibandingkan aset kripto lainnya. Bitcoin dianggap sebagai aset kripto pertama yang memberikan jalan kepada perdagangan aset kripto sehingga dapat diterima secara luas di dunia investasi.

Jumlahnya yang Terbatas

Jumlah pasokan yang dimiliki hanya berjumlah 21 juta Bitcoin. Inilah alasan utama mengapa beberapa investor menganggap aset kripto sangat berharga. Karena jumlah pasokannya tidak mungkin akan ditambah kembali. Hingga saat ini sudah hampir dari 90 persen dari jumlah Bitcoin, atau sekitar 18,6 juta telah ditambang.

Tingkat rewards yang didapatkan penambang saat mining BTC juga semakin kecil dari waktu ke waktu. Proses yang dikenal sebagai Bitcoin halving itu memotong kecepatan pembuatan Bitcoin menjadi setengah setiap 210 ribu transaksi blok. Halving bitcoin terjadi tiap empat tahun sekali. Halving terakhir terjadi pada Mei 2020, dan kelak akan terjadi kembali pada tahun 2024.

Perbedaan Bitcoin dan USD Coin

Dalam pembahasan Bitcoin vs USD Coin ini, Zipmex akan membahas perbedaan yang dimiliki oleh keduanya. Untuk mendapatkan Bitcoin, selain dengan melakukan trading atau pembelian, Anda juga bisa mendapatkannya melalui Bitcoin mining. Dimana miners melakukan ini dengan menggunakan perangkat keras khusus untuk memecahkan teka teki kode komputasi yang kompleks. Untuk dapat memecahkan teka-teki ini membutuhkan banyak upaya yang dapat dilakukan. Setelah hash ditemukan, blok akan di tutup dan kemudian ditambahkan ke blockchain. Setelah berhasil menambang satu blok, miners akan mendapatkan hadiah berupa Bitcoin yang baru dibuat dan biaya transaksi.

Lain halnya dengan USDC, dimana ia bergantung pada penerbit dan kumpulan agunan yang mendasarinya dan oleh karena itu terpusat. Karena USDC sendiri didasarkan pada kerangka stablecoin yang didukung aset open-source yang dikembangkan oleh Center Consortium. 

Selain itu, USDC juga memiliki skema keanggotaan terbuka yang dapat diikuti oleh lembaga keuangan yang memenuhi syarat. Hal tersebut dapat menjadi sebuah solusi dengan transparansi keuangan dan operasional yang lebih terperinci, beroperasi dalam kerangka kerja yang diatur undang-undang pengiriman uang AS, dengan mitra dan auditor perbankan yang mapan.

Tidak seperti Bitcoin, USDC tidak bisa didapatkan dengan mining. Token USDC dibuat ketika pengguna membeli token dari penerbit yang telah disetujui. Untuk setiap dolar AS yang diterima, penerbit akan menggunakan smart contract ERC-20 untuk menghasilkan jumlah USDC yang setara. 

Bitcoin vs USD Coin: Mana yang Lebih Baik?

Baik Bitcoin vs USD Coin, keduanya memiliki keunggulan yang berbeda. Selain itu, sifat yang dimiliki juga cukup bertolak belakang. Jawaban ini dapat ditentukan berdasarkan kebutuhan Anda dalam berinvestasi aset kripto. Jika Anda berfokus untuk meraih keuntungan dengan memanfaatkan sifat volatilitas, Anda dapat memilih Bitcoin sebagai salah satu opsi Anda. 
Namun apabila Anda lebih memilih untuk berinvestasi dengan aset yang memiliki nilai yang lebih stabil. Anda dapat melakukan trading atau investasi dengan USDC.

Mulai Investasi Bitcoin dan Aset Kripto Lainnya di Zipmex

Jual beli Bitcoin, Ethereum, Ripple, Litecoin, USDT,  USDC, Chainlink, Swipe, Maker Koin, Enjin Coin, dan aset kripto lainnya di Zipmex, dengan harga terbaik dan spread rendah. Daftar sekarang di sini, dan download aplikasinya. Aplikasi Zipmex tersedia di Google Play Store dan App Store.