Cryptoart dan Perannya dalam Karya Seni Digital

Posted on March 07, 2021 in Articles, Kriptopedia
Cryptoart dan Perannya dalam Karya Seni Digital
View all Articles

Blockchain umumnya memang lebih dikenal sebagai bagian dari aset kripto. Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya blockchain dapat digunakan untuk beragam kebutuhan lainnya, termasuk untuk karya seni digital? 

Ya, menurut laman Guardian, cryptoart merupakan cara untuk menjadikan sebuah karya seni digital unik dan tidak bisa direplikasi dengan mudah. Sehingga, suatu karya digital dapat dianggap valuable atau memiliki nilai khusus. 

Hadirnya cryptoart berangkat dari sifat karya seni digital yang mudah untuk ditiru. Dengan adanya cryptoart, setiap karya seni digital akan menjadi NFT (Non-fungible Token). 

NFT adalah aset digital yang mewakili beragam macam barang berwujud maupun tidak berwujud yang dianggap unik. Sama seperti instrumen investasi maupun aset pada umumnya, NFT mendapatkan harganya melalui mekanisme pasar. Tingkat permintaan dan penawaran aset menjadi penggerak utama harga NFT.

Berbeda dengan aset kripto seperti Bitcoin yang bisa dimiliki oleh siapapun. Sama seperti kartu identitas, tiap NFT memiliki informasi unik yang membuat tiap token berbeda dengan yang lainnya. 

Sehingga meski sebuah karya seni direplikasi, kode di dalamnya akan tetap berbeda, walaupun bentuk dan gambarnya sama. Cara tersebut membuat kolektor seni dapat lebih mudah memiliki karya digital yang asli, tidak dapat dipalsukan. 

Selain karya seni, NFT juga dapat digunakan untuk hal-hal lain seperti catatan kepemilikan, item digital, atau nama domain. Dengan cara ini, seniman digital dapat menjual karya asli mereka dan secara langsung menetapkan harga karya mereka. Penjualannya pun akan dilakukan dengan cara yang lebih mudah, karena tak perlu menyelenggarakan pameran. 

Setiap kolektor yang berniat untuk mendapatkan karya seni tersebut bisa langsung membeli dan memiliki catatan kepemilikan.

Salah satu contohnya adalah Grimes, seniman yang merupakan pasangan dari Elon Musk. Beberapa hari lalu, ia menjual karya seni digitalnya dalam bentuk NFT senilai 6 juta dolar AS atau setara dengan Rp 86 miliar. Bersama dengan saudaranya Mac Boucher, Grimes menjual 10 karya seninya dalam sebuah platform bernama nifty gateway. 

Bagaimana Crypto Art Mendapatkan Nilainya? 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, NFT mewakili setiap karya seni digital. Tiap NFT memiliki informasi unik yang berbeda satu dengan lainnya. Setiap informasi dalam NFT dapat dilacak dan ditelusuri melalui sebuah database yang terhubung dengan jaringan komputer yang dikenal sebagai blockchain. Database ini terdiri dari blok-blok data yang terangkai menjadi sebuah rantai. 

Nilai karya seni biasanya bergantung pada pembuatnya dan siapa saja yang pernah memilikinya. Faktor-faktor ini dapat dilacak melalui database yang terdapat dalam blockchain. Anda bukan hanya bisa menemukan dua hingga tiga pembeli sebelumnya, tetapi juga dapat mengecek secara langsung keabsahannya hingga ke pencipta seni melalui data yang ada. 

Jadi, meskipun sebuah karya seni memiliki banyak salinan di dunia. NFT karya seni dengan nilai tertinggi tetaplah yang paling orisinil atau yang dibuat langsung oleh penciptanya. Dan sama seperti karya seni lainnya, NFT juga dibanderol dengan harga yang tinggi. Bisa ratusan, ribuan, jutaan, bahkan miliaran, tergantung orisinalitasnya. 

Dalam melakukan pembayaran, NFT karya seni dapat dibeli dan dijual menggunakan Ethereum (ETH). ETH atau dikenal pula sebagai Ether merupakan aset kripto dari Blockchain Ethereum, tempat NFT hidup. Hasil jual beli dalam bentuk ETH dapat ditukarkan menjadi mata uang fiat sesuai dengan kebutuhan pembeli atau penjualnya. 

Situs pembelian cryptoart
Situs pembelian cryptoart

Apakah Crypto Art Dapat Membantu Seniman? 

Hadirnya NFT sebagai salah satu media untuk memasarkan karya seni menjadi terobosan unik yang menguntungkan bagi seniman. Salah satu bagian terbaik yang dapat dirasakan oleh seniman dari menjual karya seni dalam bentuk cryptoart adalah mereka tetap dapat memegang hak cipta dan mendapatkan royalti dari setiap hasil penjualan.

Setiap genre dan aliran seni punya masing-masing peminat. Seniman bisa menjaga hasil karyanya dari orang-orang tidak bertanggung jawab yang secara sengaja menggunakan karya mereka tanpa izin. 

Selain itu, hal positif lainnya yang bisa didapat dari cryptoart adalah seniman bisa menjual bentuk seni yang lebih interaktif. Bukan hanya sekadar lukisan atau foto seperti yang sudah lama dikenal oleh kolektor konvensional. Tetapi juga bisa menjual motion grafis maupun tampilan interaktif. 

Dari segi penjualan, seniman tak perlu membuat acara khusus atau bergabung dengan event organizer (EO). Mereka cukup menetapkan harga yang sesuai dengan hasil karyanya lalu menjualnya melalui website tertentu. 

———————————————

Cryptocurrency legal di Indonesia berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Bursa (Bappebti) pada Februari 2019.

Yuk, ikuti perkembangan dunia cryptocurrency dan trading aset digital hanya di akun media sosial Zipmex:

zipmex.co.id

Instagram Facebook Twitter