Binance Coin (BNB): Pengertian, Harga, dan Cara Kerja

Posted on June 10, 2021 in Articles, Investasi, Kriptopedia
Binance Coin (BNB): Pengertian, Harga, dan Cara Kerja
View all Articles

Mungkin sebagian dari Anda, belum terlalu mengenal aset kripto Binance Coin atau BNB. Aset kripto yang satu ini, memang belum setenar seperti Bitcoin, Ethereum, Dogecoin, dan lain-lain. Tapi jangan salah, BNB disebut-sebut memiliki prospek yang menarik di masa mendatang, seiring dengan fungsi utilitasnya yang beragam.

Para pengamat aset kripto meyakini bahwa harga BNB akan terus mengalami kenaikan dalam beberapa waktu kedepan, karena kepopulerannya sebagai salah satu pilihan aset kripto para trader saat ini. Pada minggu terakhir Februari 2021 saja, aset BNB mengalami kenaikan hingga 119 persen. Bahkan, harga Binance coin (BNB) to idr saat ini adalah 368,32 dolar AS atau sekitar Rp5,2 juta. Wah, menarik bukan? 

Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu Binance coin atau mungkin tertarik ingin mencoba berinvestasi dengan BNB. Kali ini Zipmex akan mengulas informasi seputar Binance coin, mari simak artikelnya. 

Baca juga: Apa Itu Mining Doge: Cara dan Penjelasannya

Apa itu BNB?

Binance coin adalah aset kripto yang dikeluarkan oleh pertukaran Binance dan diperdagangkan dengan simbol BNB.Koin Binance memiliki maksimal 200 juta token BNB. Pada April 2021, Binance Exchange adalah pertukaran cryptocurrency terbesar di dunia, mendukung lebih dari 1,4 juta transaksi per detik.

Dilansir dari Investopedia, pada tahun pertama peluncurannya di 2017, Binance memberikan potongan harga sebesar 50 persen bagi para trader yang melakukan trading lewat BNB, dan perlu Anda ketahui bahwa, pemberian potongan harga tersebut akan terus mengalami potongan harga hingga lima tahun ke depan sejak 2017-2022 dari 50 persen, 25 persen, 12,5 persen, 6, 25, dan memasuki tahun kelima potongan tersebut nantinya tidak akan berlaku lagi.   

Kepopuleran yang dimiliki oleh BNB bukan hanya disebabkan oleh potongan harga yang diberikan kepada trader. Melainkan, BNB bisa dipakai untuk berinvestasi di ICO yang terdaftar lewat Launchpad Binance Cryptocurrency.  

Siapa Pendiri Binance Coin?

Changpeng Zhao adalah pendiri dan CEO Binance. Pada tahun 2001, Zhao bergabung dengan Bloomberg sebagai kepala pengembangan perdagangan berjangka. Dia menghabiskan empat tahun dengan perusahaan dan kemudian bergabung dengan Fusion Systems sebagai mitra.

Sejak 2013, Changpeng Zhao telah aktif terlibat dengan teknologi blockchain dan cryptocurrency. Dia menjadi kepala pengembangan di Blockchain, dan pada 2015 dia mendirikan BijieTech. Pada tahun 2017, Zhao secara resmi meluncurkan Binance, dan dia telah menjadi CEO perusahaan sejak saat itu.

He Yi adalah salah satu pendiri dan kepala pemasaran di Binance. Dia memulai karirnya sebagai pembawa acara TV dan presenter di China Travel TV pada tahun 2012. Kemudian, pada tahun 2014, Yi mendirikan OKCoin, yang merupakan pertukaran fiat-ke-crypto terbesar di China pada saat itu. Pada tahun 2017, ia bergabung dengan Changpeng Zhao, dan bersama-sama mereka menciptakan pertukaran crypto terbesar secara global.

Apa yang Membuat Binance Coin (BNB) Unik?

Perusahaan telah berkembang menjadi pertukaran kripto terkemuka di sejumlah negara, dan organisasi sampingan mereka juga menarik minat yang signifikan.

Salah satu keunggulan kompetitif terbesar yang dimiliki Binance adalah dorongannya untuk pengembangan. Sementara perusahaan dimulai hanya sebagai pertukaran kripto pada tahun 2017, hari ini, Binance telah menyebarkan layanannya di berbagai bidang yang berbeda. Menurut situs web perusahaan, misinya adalah menjadi penyedia layanan infrastruktur untuk seluruh ekosistem blockchain.

Sejak meluncurkan Binance Coin, pertukaran juga mendapat manfaat dari peningkatan minat investor pada token. BNB mengalami kenaikan harga yang signifikan pada awal tahun 2021. Bukan hanya itu saja, untuk mempertahankan nilai BNB agar tetap kompetitif. Binance rutin melakukan proses pembakaran (setiap empat bulan). 

Binance akan membeli token yang sudah beredar di pasaran sebanyak 50 persen. Lalu, bila total persediaan BNB sebanyak 200 juta, nantinya, Binance akan membeli kembali 50 persen token tersebut yaitu sebesar 100 juta token. Token yang sudah dibeli, nantinya secara bertahap akan dibakar dan dihancurkan. 

Berapa Banyak Binance Coin (BNB) yang Beredar?

Ada persediaan maksimum 170.532.785  BNB, di mana sudah 153.432.897 yang beredar pada April 2021. Menurut whitepaper Binance, tepat setengah dari pasokan maksimum token BNB dialokasikan untuk penawaran koin awal (ICO) dan penjualan token kepada publik. 40 persen lainnya dari total pasokan, atau sekitar 80.000.000 BNB, didistribusikan kepada anggota dan tim pendiri. Akhirnya, sisa 10% dari pasokan maksimum dibagi kepada para investor. 

Bagaimana Jaringan Binance Coin Diamankan?

Dilansir dari coinmarketcap, pada awaknya koin Binance dimulai sebagai token ERC-20 tradisional di blockchain Ethereum. Kemudian, perusahaan memperkenalkan blockchainnya sendiri, dan koin mulai dikeluarkan dari blockchain Binance, diamankan oleh mekanisme konsensus Bizantine-fault-tolerant (BFT) Tendermint.

Sementara token ERC-20 mengandalkan konsensus proof-of-stake (PoS), yang memungkinkan mereka menjadi sangat terukur, dan memungkinkan pembuatan kontrak pintar. Tidak seperti PoS, blockchain Binance tidak mendukung fungsionalitas kontrak pintar. Sebaliknya, blockchain Bitcoin diamankan oleh konsensus proof-of-work (PoW), yang jauh lebih terbatas dan mengkonsumsi sejumlah besar daya listrik dan komputasi.

Mulai Investasi Bitcoin dan Aset Kripto Lainnya di Zipmex


Jual beli Bitcoin, Ethereum, Ripple, Litecoin, USDT,  USDC, Chainlink, Swipe, Maker Koin, Enjin Coin, dan aset kripto lainnya di Zipmex, dengan harga terbaik dan spread rendah. Daftar sekarang di sini, dan download aplikasinya. Aplikasi Zipmex tersedia di Google Play Store dan App Store.